Skrining Kantong TBC.
- Nov 14, 2025
- wahyu
Skrining Kantong TBC.
Dinas Kesehatan Kota Batu melakukan skrining untuk penanggulangan penyakit TBC yang saat ini berkembang di masyarakat. Skrining dilaksanakan di wilayah Temas Genting (RW.11), alasan dilaksanakan di lokasi tersebut karena berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batu di lingkungan tersebut sudah terpapar sebanyak 8 pasien yang dirawat.

Dengan dasar tersebut Petugas medis kemudian mengambil sample skrining sejumlah 40 orang di lingkungan tersebut untuk mengetahui perkembangan dan mencari sumbernya sehingga Dinas kesehatan dapat mengambil langkah selanjutnya. Hasil skrining akan muncul 3 hari kemudian, lebih tepatnya hari Sabtu, 15 November 2025.
Lurah Temas Adi Santoso turut melakukan skrining, "saya bersama pak RT harus ikut skrining sebagai contoh kepada masyarakat" cetusnya saat proses pemeriksaan oleh petugas medis.

Kepala Puskesmas Sisir Dr. Sachariano pun menyampaikan kepada masyarakat tak perlu takut dan khawatir karena segala penyakit pasti ada penanganan dan pencegahannya. Kami di sini hanya ingin mencari sumber penyakit TBC sehingga nantinya ada penanganan agar penyakit tersebut tidak menyebar lebih luas.

Selain itu, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga perlu diperhatikan. Mulai dari rumah hingga fasilitas umum lainnya. Mengingat lingkungan tersebut banyak hewan ternak, pabrik dan pembuangan limbah rumah tangga yang kurang maksimal, maka kedepannya diharapkan perlu adanya penataan ruang yang lebih baik.
TBC adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru. Penyakit ini dapat menular melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Meski demikian, TBC dapat disembuhkan, terutama jika dideteksi sejak dini dan diobati secara tepat.

Melalui skrining kantong ini, kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan untuk mengecek kesehatannya. Petugas akan menanyakan beberapa gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan. Bila ditemukan tanda yang mengarah ke TBC, Bapak/Ibu akan dibantu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas layanan kesehatan.
Kami mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi dengan jujur dan terbuka. Semakin cepat kita menemukan kasus TBC, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan, sehingga penularan dapat ditekan dan masyarakat menjadi lebih sehat.
