Solidaritas Air Bersih, Temas Buka Akses Sumber Genengan untuk Wilayah Terdampak
- Apr 14, 2026
- wahyu
KELURAHAN TEMAS – Pemerintah Kota Batu terus berupaya menghadirkan solusi atas permasalahan krisis air bersih yang dirasakan warga di wilayah Beji, Mojorejo, dan Pendem. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui uji coba (trial) pemanfaatan Sumber Genengan sebagai suplai alternatif air bersih oleh PDAM Kota Batu.
.jpeg)
Kegiatan sosialisasi dan koordinasi tersebut dihadiri oleh Camat Batu Bambang Hari, Lurah Temas Anditya Fitrawan, serta Direktur PDAM Kota Batu Achmad Yusuf, bersama masyarakat setempat. Pertemuan ini difasilitasi oleh Pemerintah Kelurahan Temas guna menjembatani komunikasi antara PDAM dan warga terkait rencana pemanfaatan sumber air tersebut.
.jpeg)
Direktur PDAM Kota Batu, Achmad Yusuf, dalam paparannya menyampaikan bahwa pemanfaatan Sumber Genengan menjadi salah satu opsi strategis untuk menjawab keterbatasan suplai air bersih yang saat ini dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah Mojorejo dan Pendem.
“Melalui trial ini, kami ingin memastikan potensi Sumber Genengan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Batu Bambang Hari yang juga merupakan warga Mojorejo mengungkapkan kondisi riil yang dihadapi masyarakat. Ia menyebut, krisis air bersih kerap terjadi dalam durasi yang tidak singkat.
“Di wilayah kami, kekurangan air bukan hanya satu atau dua jam, tetapi bisa sampai berhari-hari. Bahkan di rumah saya sendiri harus memasang tandon untuk menyimpan cadangan air. Kami berharap ada kesepakatan bersama demi kemaslahatan masyarakat luas,” ungkapnya.

Dalam proses sosialisasi, muncul berbagai pandangan dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang menyampaikan kekhawatiran, khususnya terkait potensi dampak terhadap ekosistem pertanian. Namun demikian, melalui dialog terbuka, disepakati bahwa PDAM akan melaksanakan trial pemanfaatan Sumber Genengan dengan komitmen evaluasi berkala.
Apabila dalam pelaksanaannya ditemukan dampak negatif terhadap sektor pertanian, maka pemanfaatan sumber tersebut akan dikembalikan pada fungsi semula. Langkah ini sejalan dengan arahan Wali Kota Batu agar setiap kebijakan yang diambil tidak merugikan pihak manapun.

Lurah Temas, Anditya Fitrawan, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya para petani, yang telah menunjukkan sikap terbuka dan kepedulian terhadap kebutuhan air bersih di wilayah lain.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Temas, terutama para petani, yang telah memahami kondisi ini. Saudara-saudara kita di wilayah lain saat ini sangat membutuhkan suplai air bersih, dan Kelurahan Temas siap berkontribusi untuk membantu,” ujarnya.
.jpeg)
Lebih lanjut, berdasarkan data dari Saber Pungli Kota Batu, terdapat lebih dari 18 titik sumber air di wilayah Kelurahan Temas. Hal ini membuka peluang adanya alternatif sumber lain yang dapat dimanfaatkan, apabila Sumber Genengan dinilai kurang optimal baik dari sisi pemanfaatan maupun dampaknya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, PDAM, dan masyarakat, diharapkan solusi penyediaan air bersih dapat segera terwujud secara berkelanjutan, adil, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Kota Batu.
#Temas_Sae
#mBatu_Sae
#Sedoyo_Sae
Temas'Sae
"Tentreme Masyarakat Seduluran Aji Ekakarsa"